Gerbang
Jutaan cerita dari jutaan orang yang pernah melewatinya dan jutaan hari yang pernah dilaluinya.
Kita pernah bergandengan tangan. Menyulam angan-angan berlibur di tanah impian. Singapore, Derawan.
Disana pula aku pernah melepasmu dengan pelukan. Mengantarmu pergi tanpa aku. Sendiri, sudah biasa.
Disana pula aku akan berdiri besok.
Aku takut meninggalkanmu, lebih takut dari aku ditinggalkanmu.
Mungkin karena ketika aku pergi, dan kamu pun pergi. Saat aku ingin kembali, kamu akan bilang “kamu meninggalkanku lebih dulu” padaku.
Di gerbang yang tiang-tiangnya dingin setelah dibiarkan telanjang semalaman
Di gerbang yang petugas jaganya dingin setelah datang pagi buta.